Rabu, 15 Maret 2023

Pengiriman Barang tanpa Kurir

Ilustrasi Pengiriman Zaman Sekarang (Source: Shutterstock)
Ilustrai Pengiriman Zaman Sekarang (Sumber: Shutterstock)

 Dari dulu hingga sekarang manusia semakin berlomba-lomba untuk menemukan sesuatu yang baru yang tidak pernah ada sebelumnya salah satunya teknologi. Seiring berjalannya waktu teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat. Kemajuan teknologi yang semakin pesat tak lain dan tak bukan semata-mata dikembangkan untuk mempermudah pekerjaan manusia, meskipun di tengah-tengahnya hadir berbagai pro dan kontra mengenai tenaga manusia yang akan tergantikan dengan tenaga robot.

Dapat kita saksikan bersama-sama mulai dari alat komunikasi hingga transportasi mengalami kemajuan yang sangat pesat. Telepon genggam yang dulunya hanya bisa digunakan untuk sekadar bertukar pesan kini sudah dapat digunakan lebih dari itu dan mengalami banyak perubahan mulai dari fitu hingga bentuknya. Televisi yang pada awalnya memiliki bentuk yang rumit dan kompleks dengan fitur yang sangat sederhana kini juga sudah berubah menjadi bentuk yang sederhana dengan fitur yang lebih canggih. Tak berhenti sampai disitu transportasi pun ikut mengalami perubahan dan perkembangan misalnya kereta api dan pesawat.

Pesawat yang sejatinya selalu membutuhkan pilot untuk terbang pun sudah mulai dikembangkan menjadi pesawat yang dapat terbang tanpa bantuan seorang pilot atau awak. Pesawat tanpa awak tersebut sering disebut dengan istilah drone. Drone  merupakan pesawat UAV (Unmanned Aerial Vehicle) yang dapat dioperasikan dari jarak jauh dengan menggunakan sebuah remote control, tetapi melalui perkembangannya kini drone dapat dikendalikan hanya dengan bantuan smartphone saja.

Berdasarkan sejarahnya seperti yang dimuat di terra-drone.co.id, menurut informasi dari Centre for Telecommunications and Information Engineering (CTIE) Monash University bahwasanya drone pertama kali digunakan dan dikembangkan pada 22 Agustus 1984 yang merupakan hasil karya seorang insinyur Israel yakni Abraham Karem. Pada November 1898, Nicolas Tesla membuat hak paten terhadap pengendali jarak jauh atau remote control hasil karyanya kemudian Tesla menciptakan kapal dan balok yang dapat dikendalikan menggunakan remote control sehingga banyak digunakan untuk keperluan militer pada saat itu. Dengan jarak kurang lebih seratus tahun tepatnya pada 2010 lalu barulah dikenalkannya AR Drone (drone yang dapat dioperasikan melalui smartphone) oleh Parrot di acara Consumer Electronics Show di Las Vegas.

Di Indonesia, drone mulai dikenal sejak tahun 2000an yang kemudian dibentuklah tim asosiasi dengan beranggotakan PT Dirgantara Indonesia, Lembaga Elektronik Nasional, BPPT, dan LAPAN yang mengemban tugas untuk mengembangkan pesawat tanpa awak ini. Perkembangan pesawat tanpa awak tersebut mulai terlihat setelah digunakannya model quadcopter untuk berbagai keperluan seperti pembuatan film, dokumentasi, fotografi, sampai sekadar hobi belaka.

Sebagai pesawat tanpa awak yang dikendalikan dari jarak jauh tentu drone juga memiliki beragam manfaat yang cukup untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Bukan hanya untuk mengabadikan momen dan kenangan seperti pada umumnya, tetapi drone juga bisa dimanfaatkan sebagai pengangkut barang seperti mengantar makanan dan juga paket.

Pada tahun 2010 lebih tepatnya saat AR Drone pertama kali diperkenalkan oleh Parrot, muncul sebuah drone yang juga dapat digunakan untuk mengantar makanan yang pada saat itu Parrot bekerja sama dengan bos Amazon yaitu Jeff Bezos. Di New Zealand, perusahaan makanan pizza dan swalayan seperti 7 Eleven juga sudah menggunakan drone untuk mengirim makanan dan pesanan lainnya. Seiring berjalannya waktu penggunaan pesawat tanpa awak tersebut tidak hanya digunakan untuk mengantar makanan lambat laun juga dapat digunakan untuk mengantar barang-barang kebutuhan lainnya.

Memanfaatkan drone sebagai pengangkut barang belum terlalu populer di Indonesia tidak seperti yang terjadi di luar negeri delivery drone adalah hal yang sudah biasa. Pengangkutan barang yang dilakukan oleh pesawat tanpa awak tersebut sudah biasa digunakan khususnya perusahaan-perusahaan.

Pihak-pihak Terkait yang Berkolaborasi (Sumber: Kompasiana.com)

Di Singapura misalnya sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mengembangkan teknologi drone bersama kampus National University of Singapore dan Singapore Post, Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) menghadirkan proyek terbaru bernama Skyways atau jalan raya udara. Jalan raya udara adalah sebuah proyek pembangunan infrastruktur yang dibangun untuk dijadikan sebagai pemandi rute perjalanan dari drone yang akan membawa sebuah paket dan berlalu-lalang di langit kota Singapura. Di Indonesia sendiri pengiriman barang menggunakan drone sudah dicontohkan oleh JD.ID pada tahun 2019 di Jawa Barat, saat itu drone digunakan untuk mengirim buku sekolah dari Desa Hagabita, Parung Panjang, Bogor menuju SD MIS Nurul Falah di kawasan Leles, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat.

Hadirnya teknologi drone sebagai pengangkut dan pengantar barang pengiriman dinilai cukup efektif dan efisien dalam mengatasi masalah-masalah yang ada selama ini. Pesawat tanpa awak tersebut jika dibandingkan dengan pengiriman barang secara tradisional jauh lebih cepat dan menghemat biaya. Di samping itu juga terbukti mampu memudahkan proses penyortiran barang dan dapat menjangkau daerah pelosok serta juga mampu mengurasi polusi udara karena tidak menggunakan bahan bakar fosil.

Namun dalam penggunaannya di lapangan tentu tidak semulus dan semudah itu ada beragam hal yang harus diperhatikan agar drone dapat bekerja dengan aman dan dapat mengirimkan barang dengan tepat waktu serta sampai ke tujuan yang benar. Seperti yang sudah diterapkan oleh Singapura, pemerintah juga ikut andil dan terlibat dalam pengoperasiannya sehingga akan ada semacam prosedur dan tata cara yang diberlakukan. Dalam penggunaannya yang juga harus diperhatikan yaitu kapasitas maksimum dari payload drone sendiri jangan sampai berat barang yang diangkut melebihi dari kapasitas maksimum atau bahkan berat dari drone itu sendiri sehingga nantinya tidak akan terjadi kecelakaan seperti drone yang jatuh kemudian rusak atau drone yang dapat menimpa pemukiman dan juga orang.

Teknologi drone tanpa awak semakin hari semakin mengalami perkembangan berbagai manfaat sudah muncul atas itu dapat digunakan untuk mengirim barang misalnya. Beberapa negara juga sudah mulai untuk mengembangkan penggunaan drone ini seperti Singapura yang sudah membangun infrastruktur jalan raya untuk pesawat tanpa awak tersebut. Semoga kedepannya perkembangan drone akan terus mencetak sejarah yang positif.

DAFTAR REFERENSI

Kompasiana. (2018). “Skyways”, Inovasi Kurir Paket Tanpa Awak. Diakses pada 14 Maret 2023, dari https://www.kompasiana.com/motulz/5a85025fdcad5b73952644a3/skyways-inovasi-kurir-paket-tanpa-awak?page=all&page_images=5

ProbolinggoNetwork.com. (2023). Drone Pengangkut Barang: Solusi Ekspedisi di Masa Depan. Diakses pada 15 Maret 2023, dari https://probolinggo.jatimnetwork.com/teknologi/7507960102/drone-pengangkut-barang-solusi-ekspedisi-di-masa-depan?page=2

TerraDrone. (2018). Sejarah Perkembangan Drone. Diakses pada 15 Maret 2023, dari https://terra-drone.co.id/sejarah-perkembangan-drone/#:~:text=Berdasarkan%20informasi%20dari%20Centre%20for,di%20Amerika%2C%20yakni%20Abraham%20Karem.

Sabtu, 12 Februari 2022

Ada yang Bimbang ...

wah sudah Februari saja ya ...

ada yang sudah ku coba untuk sembuh, dan sudah mulai terlihat obatnya, tapi ada luka baru sekarang.

huft ...

ternyata benar ya apa apa yang dikhawatirkan Perantau-Perantau, baru 5 hari ku rasa sudah seperti tidak sanggup rasanya, tapi kalo kata rekan-rekan ini memang Proses. Hitungan hari akan ku mulai lagi, alih-alih siap malah bimbang dan gusar aku rasanya hehehe aku tak suka berterus terang dalam tulisan, kalian sendiri yang terjemahkan ya ...


Ada keputusan besar yang akan ku buat, yang membuat ku bingung pula pastinya. Entahlah, belum bisa ku buat Rasanya. ada seribu satu hal yang harus ku pertimbangkan kembali untuk satu hal tersebut. 


semoga saja Aku siap dan mengecilkan resiko ...

satu lagi, ku harap Jangan ada yang pergi ya Ketika aku pergi ...

Senin, 21 September 2020

Kalian;manusia-manusia bahagia.

 Halo manusia-manusia bahagia !

Apa kabar? Ku harap baik-baik saja.

Hei, siapa bilang, siapa bilang hidupku sedang baik-baik saja? siapa pula yang bilang hidupku bergelimangan kebahagiaan? Bukan hal wajar untuk semacam itu ku beritakan kepada siapapun. Cukup aku dan Tuhanku saja yang tahu. 

Bagaimana? sudah bisa ambil pandangan? sudah bisa ambil dari sisi yang berbeda? Eh, bukan. Bukan aku ingin bercerita, bukan juga aku ingin berkeluh kesah. It's not really me, you won't find myself there. 

Begini, manusia-manusia bahagia yang sedang membaca ini. Membanding-bandingkan bukanlah tugas pokok dan fungsi manusia, berlomba-lomba menjadi iri hati dan bersifat dengki bukanlah tujuan hidup manusia. Terlahir tak berdaya, tak berkemampuan, dan tak punya apa-apa bukan salah mu. Jelas, bukan salah mu! Tapi, kembali ke tanah dalam keadaan yang sama jelas salah mu! Sangat jelas ! Hidup ini untuk diusahakan, untuk digapai. Bukan untuk "mengambil" lagi-lagi "mencuri". 

Bagaimana? sudah bisa ambil pandangan? sudah bisa ambil dari sisi yang berbeda? Eh, bukan. Bukan aku ingin bercerita, bukan juga aku ingin berkeluh kesah. It's not really me, you won't find myself there. 

Begini, manusia-manusia yang pantas bahagia. Jangan pernah membandingkan dirimu dan manusia lainnya, sudah ku bilang bukan tugas mu itu. Jangan pernah ber-iri hati pada mereka-mereka yang senantiasa menjadi "badut" dan tertawa sana-sini. Sama! siapa bilang hidup mereka sedang baik-baik saja? siapa pula yang bilang hidup mereka bergelimangan kebahagiaan? Bukan hal wajar untuk semacam itu mereka beritakan  kepada siapapun. Cukup mereka dan Tuhan mereka saja yang tahu. 

Setiap manusia terlahir dengan kemampuan dan kemauan yang berbeda. Ada yang mampu, tetapi tak mau. Ada pula yang mau, tapi tak mampu. Fokus pada apa yang kau mampu dan apa yang kau mau, membandingkan diri dan ber-iri hati pada kehidupan manusia lain hanya membuang waktu saja. Hidup mu jauh lebih layak untuk kau perjuangkan, untuk kau gapai, dan kau raih !

Mengerti manusia-manusia yang akan bahagia? Mengerti ya! Catat! Tuhan mencintai hambanya yang senang memperjuangkan hidupnya! namun tak lupa pada matinya! 

Love,

Dimqs.p

Jumat, 22 Mei 2020

Perkara Terakhir

semuanya pada ucap terakhir
padahal belum semua mampu mengukir
apakah selanjutnya kita bisa tertakdir
sementara yang sekarang masih kikir

semuanya pada ucap terakhir
sebab semua belum sempat berkarir
masih banyak yang hanya berpikir
belum ingin tetap berzikir

semuanya pada ucap terakhir
apadaya ibadah sudah hampir apkir
berharap sama pada yang saling berjungkir
semoga selanjutnya masih bisa tertakdir

Tanjungbalai, 23 Mei 2020
-Dimqs.p

Selasa, 28 April 2020

SEKADAR UCAPAN DAN KEGEMBIRAAN

Selamat Hari Puisi Nasional

Teruntuk saya dan teman-teman penyair,
Tetaplah mengutas di atas kertas
Menyulap huruf-huruf tunggal menjadi kata-kata tak terpenggal
Kata-kata itu ajaib dapat lebih dari sekadar bermakna bahkan dapat menjadi doa
Tak kan ada yang mampu membuatnya lekang seperti terkekang
Siapapun tak akan bisa menjadikannya asing ibarat ranting kering

Teruntuk syair-syair,
Negeri ini hampa tanpa dirimu ada
Ungkapan cinta tak bisa ternganga
Untaian sedih tak dapat merintih
Rasa bahagia tiada terasa

Selamat Hari Puisi Nasional
Mari menguntai kata-kata yang tak berpasal

Senin, 27 April 2020

MENGEMIS ATAS GERIMIS

Titis air menghentak rasa
Menghantam puing-puing asa
Menghujam untaian kata
Serta kian membunuh jiwa

Bayang lalu kunjung tersua
Menjelmakan ratap-ratap asmara
Bersimpuh memalarkan jalinan tak berkala
Walakin, jurai-jurai ucap tak lagi bermakna

Deru tirta melenyapkan waktu
Mengguyur jiwa yang pilu
Mewujudkan berjibunnya kasih nan padu

Bayang lalu masih tersua 
Mencitrakan kalbu kian pasrah
Tiada akan ku ulang
Tiada pernahkan ku kenang
Lebih-lebih kembali pulang
Indahnya gerimis kian bersaksi atas pilunya mengemis